Dynamic Blinkie Text Generator at TextSpace.net

Kamis, 24 November 2011

sea games

Daftar Sementara Atlet Indonesia Peraih Medali Emas Sea Games 2011
Cabang Olahraga
Atlet
Peraih Medali Emas
Renang
Yessy V. Yosaputra renang gaya punggung putri 200 Meter
http://upload.kapanlagi.com/c.php?f=thumb_201111181217104_yessyv_yosaputra_4ec5ea5614f59.jpghttp://upload.kapanlagi.com/c.php?f=thumb_201111181219404_yessyv_yosaputra_medaliemas_4ec5eaecebceb.jpghttp://upload.kapanlagi.com/c.php?f=thumb_201111181223214_yessyv_yosaputra_medali_emas_4ec5ebc9172b0.jpg
Indra Gunawan 50 meter gaya dada
http://upload.kapanlagi.com/c.php?f=thumb_201111181227114_antarafoto_1321284302_indra_gunawan_4ec5ecafd0b8a.jpeghttp://upload.kapanlagi.com/c.php?f=thumb_201111181227444_media_indonesia_indra_gunawan_2011_11_14_09_56_01__4ec5ecd09847b.jpg
I Gede Siman Sudartawa 100 meter gaya punggung
I Gede Siman Sudartawa 200 meter gaya punggung.
I Gede Siman Sudartawa 50 meter gaya punggung.
Loncat Indah
Pasangan Muhammad dan Lutfi Niko Abdul 10 meter synchronize platform putra
Anggar
Regu Putri Anggar (Marian Wauran, Reni Anggraeni, Amelia Noerliyami) sabel beregu putri
Lari
Triyaningsih, 10.000 meter, 34 menit 52,74 detik
Triyaningsih 5000 meter putri,
Serafi Anelis Unani, 100 meter putri, 11,69 detik.
Franklin Ramses Buruni, 100 meter putra
http://upload.kapanlagi.com/c.php?f=thumb_201111181253434_2011_11_14_10_38_18_zramses1b_4ec5f2e7143f4.jpg
Franklin 200 meter putra.
Rini Budiarti, halang rintang 3.000 meter.
Ridwan, lari 1500 meter putra.
Fernando Lumain, Franklin F Burumi, M Fadlin, Farrel Oktaviandi tim estafet putra 4x100m
Agus Prayogo, 5,000 meter putra
Agus Prayogo, 10,000 meter putra
Yahuza, maraton putra
Triyaningsih maraton Putri
Heru Astriyanto 400m putra
Sepeda Gunung
Chandra Rafsanjani, Mountain Bike/MTB Cross Country
http://upload.kapanlagi.com/c.php?f=thumb_201111181240374_chandra_rafsanjani_salah_satu_pengemban_tugas_mere_4ec5efd55d44d.jpg
Purnomo MTB downhill
Risa Suseanty MTB downhill
http://upload.kapanlagi.com/c.php?f=thumb_201111181435544_raih_medali_emas_kelima_bagi_risa_suseanty_pada_se_4ec60ada258fc.jpg
Tonton Susanto, individual time trial (ITT) 50,7 kilometer
Angkat Besi
Eko Yuli Irawan, 62 kg
Triyatno, 69 kg
Sandow Weldemar Nasution, 77 kg
Atletik
Berkuda
Billiar dan Snooker
Binaraga
Bisbol
Bola basket
Boling
Bridge
Kristina Wahyu Murniati/Suci Amita Dewi butler pasangan putri
http://upload.kapanlagi.com/c.php?f=thumb_201111181242554_20111116bridge_4ec5f05f7cb8d.jpg
Kristina Wahyu Murniati-Suci Amita Dewi, pasangan Lusje Olha Bojoh-Grace Julita Tueje beregu putri
Bulu tangkis
Beregu Putra (Simon Santoso, Tommy Sugiarto, Bona Septano-Muhammad Ahsan, Markis Kido-Hendra Setiawan)
Catur
Futsal
Gulat
Muhammad Aliansyah grego 60 kilogram
Rustandy
Muhammad Iqbal kelas 50 kilogram
Ridha kelas 63 kg putri
Judo
Peter Taslim, 66 kg putra
Tony Irawan randori 55Kg putra
Suliswanto/ Embun Cahyono, randori putri kelas 45Kg
Kano/Kayak/Dayung
Eka Octarorianus 1000 C1
Anwar Tarra. 200m
Ganda putra Anwar- Eka Octarorianus serta nomor 200m
Beregu putri : Kanti Santyawati, Sarce Aronggear, Masripah dan Rasima. kayak putri 500 meter K4
Kuartet pedayung (Agus, Ihram, Muhad, Ali Darta) kelas ringan kuartet
Karate
Regu Kata beregu putri Yulianti Syafrudin, Sisilia Ora Agustian, dan Dewi Prasetya,
Dony Dharmawan Kumite putra -60 kg
Jintar Simanjuntak Kumite putra -67 kg
Yulanda Asmuruf Kumite putri -68 kg.
Faizal Zainuddin Kata Putra
Umar Syarif kumite putra 84 kilogram
Tim Kumite beregu Putra (Umar Syarif, Christo Mondolu, Hendro Salim, Jintar Simanjuntak, Donny Darmawan dan Yulizar Usia Motuty)
Tim Kumite beregu Putri (Nur Hadiyanti Fitrianingsih, Yulanda Asmuruf dan Martinel Prihastuti)
Kempo
Ninik Purwanti dan Ika Puspa Dewi, Pair Yudansha putri
Pratama Dany Prihandoko dan Rifki Andrian, Pair Yudansha putra
Leni Marlinah dan Yunika Asyora, Pair Kyukenshi putri
Layar
Menembak
Anang Yulianto 25 meter pistol standar
Maharani Ardy 50 meter rifle prone
Menyelam
Panahan
Erwina Safitri dan Riau Ega Salsabila,
Panjat Tebing
Fitriyani, speed track putri.
Abu Dzar Yulianto, speed track putra
Wilda Baco Ahmad, lead putri
Amri, lead putra
Paralayang
Pencak Silat
Eko Wahyudi tunggal putra
Tuti Winarni tunggal putri
Handani/M Yusuf Effendi ganda putra
Sang Ayu Ketut Wilantri/Ni Made Tariyanti ganda putri
Tuti Trisnayanti
Amelia Roring kelas E putri,
Rosmayani kelas C putri
Dian Kristianto kelas A putra
Perahu naga
Petanque
Senam
Muhammad Tri Saputra palang tunggal
Sepak takraw
Sepakbola
Sepatu roda
Alan Chandra, Sepatu Roda 300 meter ITT
Sylvia, 1.500
meter putri, 52,789 detik.
Johanes Wihardja, 1.500 meter sprint putra
Della Olivia 500 meter putri.
Stevanus Wihardja 500 meter putra
Erlangga Ardianza Wibowo 10.000 meter
Ajeng Anindya 10.000 meter
http://upload.kapanlagi.com/c.php?f=thumb_201111181250254_ajeng_4ec5f22154024.jpg
Ski air
Muhammad Zahidi jumping putra
Endhar Pupul Guritya jumping putri
Andri M Febiardi trick putra
Fath Daud Wangka slalom putra
Sofbol
Taekwondo
Tim beregu putra Taekwondo (Daniel Danny Harso, Asep Santoso, Fazza Fitricahyo).
Daniel Danny Harsono poomsae tunggal putra senior
Lessitra Draningrati poomsae tunggal putri
Fransiska Valentina kyorugi putri di bawah 46 kg
Basuki Nugroho kyorugi putra di bawah 87kg.
Rizal Samsir, kyorugi diatas 87 kilogram
Tenis meja
Tenis
Tinju
Voli
Voli Pantai
Vovinam
Ni Made Ratna Dewi(kiri)-Luh Gede Arista Dewi(kanan) Seni Ganda Bersenjata Putri
http://upload.kapanlagi.com/c.php?f=thumb_201111181257204_antarafoto_1321363507__4ec5f3c037751.jpeg
Ni Kadek Wulandari Seni Tunggal Putri
Luh Manik Trisnaderi, gerak seni tunggal bersenjata putri
Ni Kadek Wulandari tunggal tangan kosong
Anak Agung Eni Khusumayanti/I Ketut Sulendra teknik pertahanan putri.
Wushu
Achmad Hulaefi, Daoshu dan Gunshu all-round
Aldy Lukman, Chang Quan Putra
Susyana Tjhan ,
Lindswell, Taiji Putri
Ivana Adelia Irmanto, Nanquans putri
Heryanto, Nanquans putra
Moria Manalu, sanshou 60 kilogram putri
Muklis, Sanshou 60 kilogram
Balap Sepeda
BMX putra dan putri
Buamin
, kelompok putra

Sabtu, 05 November 2011







Minggu, 24 Juli 2011


Topologi Jaringan adalah Konfigurasi tentang bagaimana menghubungkan komputer, kabel dan peripheral lainnya sehingga membentuk sebuah jaringan. Ada beberapa Topologi Jaringan di dalam Dunia Teknologi Informatika

1. Topologi Bus

Topologi Bus merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel coaxial. Dengan menggunakan T-Connector maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungan satu sama lainnya. Pada topologi ini komputer server dan workstation dihubungkan secara berantai melalui kabel tunggal. Topologi ini mudah di kembangkan dan sederhana namun bila salah satu workstation mati maka yang lain akan terpengaruh.

















Topologi ini mempunyai karakteristik :

  • Merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.
  • Paling prevevalent karena sederhana dalam instalasi.
  • Signal melewati kabel 2 arah dan mungkin terjadi collision.
  • Problem terbesar dari Topologi Bus adalah Jika salah satu segmen kabel putus, maka seluruh jaringan akan berhenti.
  • Topologi Bus adalah jalur transmisi dimana sinyal diterima dan dikirimkan pada setiap alat/device yang tersambung pada satu garis lurus (kabel), signal hanya akan ditangkap oleh alat yang dituju, sedangkan alat lainnya yang bukan tujuan akan mengabaikan signal tersebut/hanya akan di lewati signal.

2. Topologi Ring

Topologi Ring mirip dengan topologi bus, bedanya topologi ring ujungnya saling berhubungan seolah membentuk lingkaran cincin. Pada topologi ini data mengalir searah, artinya seluruh komputer dalam jaringan akan ikut ambil bagian dalam mengelola informasi yang lewat sehingga bila salah satu rusak maka akan berpengaruh terhadap seluruh jaringan. Topologi ini memanfaatkan kurva tertutup, artinya informasi dan data serta traffic di salurkan sedemikian rupa sehingga masing-masing node tersambung. Umumnya fasilitas ini memanfaatkan fiber optic sebagai sarananya dan twisted pair


Topologi ini mempunyai karakteristik :

  • Lingkaran tertutup yang berisi node-node.
  • Sederhana dalam layout.
  • Signal mengalir dalam satu arah sehingga menghindari terjadi collision (2 paket data tercampur), sehingga memungkinkan pergerakan data yang lebih cepat dan collision detection yang lebih sederhana.
  • Problem terbesar dari Topologi Ring adalah Jika salah satu segmen kabel putus, maka seluruh jaringan akan berhenti.
  • Biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik melainkan direalisasikan dengan sebuah consentrator dan terlihat seperti topologi star.


3. Topologi Star

Dalam Topologi Star, setiap komputer/workstation di hubungkan secara langsung melalui media perantara berupa hub/switch. Topologi Star ini banyak digunakan diberbagai tempat, karena kemudahan untuk menambah, mengurangi atau mendeteksi kerusakan jaringan yang ada. Dengan bermodalkan Hub, Kabel UTP dan Crimtool seseorang sudah bisa membuat dengan mudah sebuah system jaringan dengan Topologi Star.



Topologi ini mempunyai karakteristik :

  • Setiap node berkomunikasi langsung dengan centra node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
  • Mudah di kembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node
  • Keunggulan dari Topologi Star adalah Jika salah satu kabel node terputus yang lainnya tidak terganggu.
  • Dapat digunakan kabel lower grade karena hanya menghandel satu traffic node dan biasanya menggunakan kabel UTP. 
  •  
    4. Topologi Mesh

Topologi Mesh

Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).
Berdasarkan pemahaman di atas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 5 (lima) komputer akan dihubungkan dalam bentuk topologi mesh maka agar seluruh koneksi antar komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi sebanyak 5(5-1)/2 = 10 kabel koneksi, dan masing-masing komputer harus memiliki port I/O sebanyak 5-1 = 4 port (lihat gambar).
Dengan bentuk hubungan seperti itu, topologi mesh memiliki beberapa kelebihan, yaitu:
  • Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
  • Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
  • Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
  • Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Meskipun demikian, topologi mesh bukannya tanpa kekurangan. Beberapa kekurangan yang dapat dicatat yaitu:
  • Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
  • Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
  • Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.
Berdasarkan kelebihan dan kekurangannya, topologi mesh biasanya diimplementasikan pada komputer-komputer utama dimana masing-masing komputer utama tersebut membentuk jaringan tersendiri dengan topologi yang berbeda (hybrid network).


         5.Topologi Tree 

Topologi Tree

 
Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer.
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul atau node. Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7.
Keungguluan jaringan pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.